6 Cara Merawat Anak Dengan Penyakit Asma

Kesehatan balita seringkali membuat Anda sebagai orang tua cemas mengenai cara menjaga anak. Apalagi bila si kecil sudah memiliki penyakit sejak usianya masih muda, misalnya asma. Masih banyak balita di Indonesia yang menderita asma karena alergi atau faktor keturunan. Asma merupakan reaksi yang dikarenakan saluran pernapasan tidak bisa bekerja dengan baik sehingga penderitanya mengalami kesulitan untuk bernapas. Anak akan sulit untuk bernapas atau batuk-batuk dalam waktu yang lama maka dari itu biasanya anak dengan asma selalu dibawakan inhaler untuk membuka kembali saluran pernapasannya. Mengurus anak dengan asma membutuhkan perhatian khusus agar asmanya tidak kambuh. Di bawah ini adalah beberapa cara untuk merawat anak dengan penyakit asma.

Hindari makanan gorengan

Makanan gorengan adalah makanan dengan kandungan lemak dan minyak yang tinggi. Apabila masuk ke dalam tubuh ia akan mengganggu sirkulasi oksigen dalam darah sehingga sistem pernapasan terganggu. Balita dengan penyakit asma  sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan gorengan agar kesehatan balita tetap terjaga dan asma tidak kambuh.

Bersih dari debu

Asma kambuh bisa dipicu oleh reaksi alergi terhadap debu. Partikel halus ini bisa masuk ke dalam saluran pernapasan dan menyebabkan saluran pernapasan bereaksi terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Kesehatan balita Anda bisa terganggu apabila lingkungan tempat tinggal Anda terdapat debu yang beterbangan. Bersihkan rumah setiap hari menggunakan kain basah agar debu tidak beterbangan. Gunakan masker anti debu pada anak ketika harus keluar dari rumah misalnya sekolah atau bermain.

Lindungi dari polusi

Tinggal di kota besar dengan anak yang menderita asma bisa menambah buruk penyakitnya dan akan lebih sering kambuh. Udara yang kotor karena asap kendaraan, asap pembakaran sampah, asap rokok, dan polutan lainnya bisa menyebabkan saluran pernapasan pada pederita asma lebih sensitif dan bereaksi. Jika Anda tinggal di kota besar atau di daerah dengan polusi yang tinggi, untuk menjaga kesehatan balita sebaiknya kelilingi rumah Anda dengan tanaman pohon yang bisa menyerap polusi.  Jauhkan anak Anda dari orang-orang yang merokok di sembarang tempat dan selalu sediakan inhaler serta masker untuk melindunginya dari polusi.

Waspada gejala alergi lain

Penyakit asma pada anak Anda bisa bertambah parah apabila ia memiliki gejala alergi yang lain. Reaksi alergi seringkali menimbulkan sesak pada napas yang tentu akan memicu asma balita Anda kambuh. Untuk menjaga kesehatan balita Anda sebaiknya periksakan ke dokter untuk melihat adakah alergi lain. Salah satu alergi yang menyebabkan penyumbatan saluran pernapasan adalah alergi laktosa yang biasa terdapat pada susu dan produk olahannya.

Jaga suasana hatinya

Asma yang kambuh selain bisa dipicu oleh reaksi alergi juga bisa dipicu oleh tekanan batin. Balita juga bisa mengalami stress misalnya karena orang tua yang berbicara padanya dengan nada tinggi dan membentak, atau karena ia dipaksa melakukan sesuatu yang ia tidak suka. Kesehatan balita bukan hanya soal fisik tetapi juga mentalnya.  Bahkan tindakan orang lain yang suka membuat kaget balita Anda bisa membuat asmanya menjadi kambuh karena tarikan nafas yang tiba-tiba.

Olahraga

Asma terjadi karena jalan masuk oksigen yang menyempit, hal ini bisa dibantu dengan berolahraga. Olahraga yang bisa dilakukan oleh balita cukup sederhana misalnya jogging selama 15 menit atau membuatnya aktif bergerak. Menderita asma bukan berarti ia menjadi anak yang pasif dan banyak berdiam diri di dalam rumah. Olahraga juga sangat baik secara umum untuk menjaga kesehatan balita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *