Bagaimana Gejala Awal Kehamilan Terjadi? Ini Dia Ulasannya!

Kehamilan adalah momen paling dinanti-nanti setiap pasangan yang sudah menikah. Masa-masa hamil sendiri tentunya menjadi masa yang tak terlupakan bagi seorang wanita. Selain itu, terjadinya proses hamil tentu menjadi tanda tersendiri di mana pasangan tersebut mempunyai tingkat kesuburan baik, sehingga mereka pun tak mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Datangnya gejala-gejala hamil sendiri, membuat pasangan suami istri tak sabar untuk menunggu kehadiran buah hati di tengah-tengah keluarga. Dengan begitu, mereka pun cukup menunggu waktu persalinan saja hingga hadirnya si kecil menghiasi mahligai rumah tangga mereka.

Akan tetapi, tak sedikit pasangan yang masih belum mengetahui bagaimana gejala awal kehamilan terjadi. Apalagi untuk Anda pasangan yang masih baru atau belum pernah memiliki anak. Gejala seseorang sedang hamil sendiri sama seperti dengan gejala ketika menstruasi. Untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan terjadi, ada baiknya Anda mengetahui bagaimana ciri-ciri awal hamil agar Anda pun bisa menjaga kehamilan hingga proses persalinan tiba seperti berikut ini :

1.     Sakit Kepala

Nyeri atau sakit kepala merupakan tanda yang umum yang belum bisa dipastikan kebenarannya bahwa gejala ini menandakan seseorang sedang hamil. Terkecuali jika tanda ini diiringi dengan ciri-ciri hamil yang lainnya. Adapun gangguan sakit kepala sendiri biasanya disebabkan karena faktor fisik seperti lapar, lelah yang berlebihan, tekanan darah yang rendah, mual dan sebagainya. Sementara penyebab emosional sendiri di antaranya perasaan depresi dan tegang. Tak hanya itu saja, pusing bisa disebabkan juga akibat pasokan darah yang meningkat hingga ke seluruh tubuh ketika sang ibu berganti posisi.

2.     Morning Sickness

Hampir sebagian besar perempuan yang sedang hamil biasanya mengalami morning sickness atau gejala mual serta muntah-muntah. Adapun pemicu terjadinya morning sickness ini yaitu  dengan tiba-tiba terjadinya peningkatan hormon pada aliran darah. Peningkatan hormon ini yaitu hormon jenis Human Chorionic Gonadotrophin atau HCG. Tak hanya dalam darah, terjadinya peningkatan hormon pun terjadi di saluran kencing. Dengan begitu wajar jika uji test pack  dilakukan menggunakan air seni. Alasannya yaitu untuk pengukuran peningkatan pada hormon HCG itu sendiri. Kenaikan hormon HCG sendiri menyebabkan efek rasa pedih di lapisan perut serta menyebabkan timbulnya perasaan mual. Namun umumnya mual pun menghilang ketika usia kehamilan sudah mencapai trimester kedua.

3.     Terlambat Haid

Gejala paling pasti yang menandakan seseorang sedang hamil adalah terlambat menstruasi atau terlambat haid. Terlambatnya menstruasi selama 1-2 minggu ini terjadi dikarenakan terjadinya pembuahan antara sel sperma dan sel telur di dalam rahim wanita. Jika Anda mengalami hal tersebut, maka Anda pun bisa membuktikannya dengan melakukan tes pack untuk mengetahui apakah Anda positif hamil ataukah tidak.

4.     Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Tak hanya gejala-gejala di atas, seseorang yang sedang hamil juga biasanya mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil. Buang air kecil yang terlalu sering ini biasanya membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Adapun penyebab frekuensi kencing meningkat di karenakan pertumbuhan janin dalam rahim yang menekan bagian kandung kemih serta diakibatkan oleh sirkulasi darah yang meningkat. Tak hanya itu saja, semakin cepatnya urine memenuhi kandung kemih membuat keinginan untuk kencing membuat Anda pun lebih sering keluar masuk toilet.

5.     Suhu Basal Tubuh Meningkat

Umumnya saat terjadi pembuahan atau proses hamil terjadi, membuat suhu basal pada tubuh pun menjadi meningkat. Keadaan ini biasanya bertahan selama proses hamil ini terjadi. Bahkan suhu basal tubuh pun tak akan turun pada kondisi yang sebelumnya, ketika belum terjadinya ovulasi atau kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *