Ketahui Gejala Bayi Menangis

Bayi menangis merupakan hal yang lumrah ketika bayi lahir karena yang bisa di lakukan pada saat usia di bawah satu tahun. Selain itu, bayi yang menangis biasanya untuk mengekspresikan keinginan dan rasa sakit yang di derita hanyalah menangis. Bahkan untuk makan pun yang di lakukan adalah menangis. Oleh karena itu penting sekali sang ibu melihat bayi menangis dan bisa membaca dengan mudah apa yang di inginkan bayi tersebut sehingga tidak salah dalam menentukan sikap yang harus di lakukan kepada bayi ketika menangis.

Kenalilah setiap tangisan yang keluar dari bayi Anda, karena setiap tangisan memiliki arti yang berbeda-beda entah itu bayi merasa lapar atau mungkin mengalami gejala sesuatu yang di deritanya. Untuk lebih mengenal tangisan-tangisan dari bayi Anda, berikut ada beberapa penyebab bayi menangis sehingga di harapkan ketika mengenal bayi yang menangis maka Anda sudah mengetahui langkah tepat yang harus di lakukan.

Faktor Penyebab Bayi Menangis

Ada beberapa faktor yang menyebabkan bayi menangis, di antaranya :

·         Sedang Lapar

Jika bayi menangis pada rentang waktu tertentu dan menangis layaknya seperti bayi yang lainnya berarti bayi tersebut merasa lapar dan ingin di susui walau hanya dalam volume air susu yang sedikit.

·         Sedang Masuk Angin Atau Kolik

Pada bayi yang sedang mengalami kolik atau masuk angin, biasanya ia tiba-tiba saja sering menangis tanpa henti dan melengking. Selain itu, posisi kaki pun terkadang diangkat layaknya orang kesakitan di sekitar perut. Untuk menenangkannya yang di lakukan adalah dengan memijat secara lembut pada bagian perutnya dan lakukan pemijatan searah dengan jarum jam dengan teratur.

·         Kepanasan Atau Kedinginan

Saat bayi merasa tak nyaman karena kedinginan maupun kepanasan, umumnya bayi menangis sembari menggeliatkan tubuh mungilnya. Dalam hal ini, Anda harus mengetahui penyebab tidak merasa nyamannya si kecil, apakah karena diakibatkan kedinginan atau kepanasan. Dengan begitu, Anda pun bisa mengatur suhu kamar atau suhu ruangan untuk bayi Anda agar ia merasa nyaman.

·         Ingin Ganti Popok

Bayi menangis biasanya sudah terlalu lama tidak mengganti popok, oleh karena itu harus di atur secara teratur penggantian popok setiap harinya agar bayi menjadi betah dan tidak menangis hanya karena terlalu lama tidak mengganti popok.

·         Kesakitan

Tangisan bayi yang kesakitan umumnya bernada tinggi, sama seperti suara jeritan, lalu bayi pun merasa terengah-engah ketika menarik nafas kemudian menjerit kembali. Untuk itu, Anda perlu mengetahui apa yang menyebabkan bayi menangis kesakitan seperti ini. Caranya adalah dengan memegang perutnya takut bayi kejang, atau dengan menggoyang-goyangkan kaki, kepala, tangan maupun lehernya. Bila bayi semakin menjerit keras saat menggoyang bagian tubuh tertentu, kemungkinan ia merasa sakit akibat terjatuh. Anda bisa mengompres bagian tubuh bayi yang sakit menggunakan air hangat.

·         Bosan

Bayi merasa bosan, jika tangisannya seperti teriakan. Bayi pun akan menangis terus ketika ia masih merasa bosan. Untuk itu, seringlah mengajak bayi Anda keluar menghirup udara segar, jangan sampai terus di tempatkan di tempat tidur karena hal tersebut akan menyebabkan kebosanan pada bayi Anda. Jika Anda kurang sensitif akan hal ini maka di pastikan Anda akan kebingungan, biasanya faktor kurang pekaan Anda bisa menyebabkan bayi menangis kebosanan.

Kenali lebih bayi Anda

Mengenal bayi tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu perhatian khusus dan pengetahuan mengenai kepekaan sang ibu terhadap bayinya. Langkah tepat dalam menentukan sikap ketika bayi menangis adalah dengan memperhatikan aktivitas bayi setiap harinya. Rutinlah dalam memberikan air susu ibu (ASI) dan rutin ketika mengganti popok bayi, kemudian setelah itu ajaklah bermain sehingga bayi tidak cepat bosan. Anda pun tak perlu khawatir lagi ketika bayi menangis!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *