Seribu Hari Pertama Kehidupan Untuk Tumbuh Kembang Optimal Kesehatan Bayi

Seribu hari pertama kehidupan dari bayi memegang peranan penting bagi tumbuh kembang optimal dari kesehatan bayi. Seribu hari pertama ini dimulai dari 270 hari masa kehamilan hingga 730 hari pertama sejak bayi dilahirkan. Seribu hari pertama kehidupan sang bayi ini merupakan masa yang penting bagi tumbuh kembang kesehatan bayi atau yang biasa kita sebut sebagai masa keemasan.

Masa keemasan ini dapat diwujudkan pada bayi dalam rentang usia tersebut apabila bayi telah memperoleh asupan gizi yang sesuai dengan kebutuhannya. Namun sebaliknya jika asupan gizi sang bayi tidak terpenuhi, masa keemasan tersebut akan berubah menjadi masa kritis yang berdampak buruk bagi kesehatan bayi bahkan hingga menimbulkan kerusakan yang bersifat permanen dan tidak dapat diperbaiki. Contoh kerusakan permanen yang ditimbulkan akibat gangguan kesehatan pada bayi yang mengalami kekurangan gizi antara lain resiko terkena penyakit kronis, gangguan pertumbuhan tinggi badan serta hambatan perkembangan mental dan kecerdasan.

Masa Kehamilan

  • Saat menjalani masa kehamilan, selain menjaga kesehatan Anda ada baiknya juga untuk selalu memelihara kesehatan bayi di dalam kandungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu memenuhi kebutuhan asupan gizi yang memadai bagi sang bayi.

  • Meningkatkan konsumsi dari aneka ragam bahan makanan, khususnya bahan makanan yang banyak mengandung mineral seng, protein, kalsium, zat besi, asam folat dan vitamin B. Jika asupan dari bahan makanan masih dirasa kurang, dapat dilakukan penambahan dengan mengkonsumsi suplemen asam folat dan zat besi, khususnya pada masa kehamilan trimester pertama. Penambahan konsumsi suplemen tersebut dapat mengurangi resiko terjadinya cacat tabung saraf dan spina bifida pada bayi.

  • Rutin melakukan pemeriksaan kehamilan minimal empat kali.

  • Selalu menjaga kebersihan selama masa kehamilan yang dimulai dengan mencuci tangan dengan sabun saat sebelum dan sesudah makan.

Masa Menyusui Dari Usia 0 Hingga 6 Bulan

  • Melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) untuk mengkonsumsi Air Susu Ibu (ASI) pada bayi segera setelah bayi dilahirkan.

  • Menerapkan pemberian ASI secara eksklusif yang dilakukan dengan memberikan ASI sebagai makanan utama bagi bayi dan memberikan ASI setiap bayi membutuhkan hingga bayi berusia 6 bulan.

  • Selalu memantau tumbuh kembang bayi dengan memeriksakan kesehatan bayi secara teratur serta melakukan pemberian kapsul vitamin A.

  • Memberikan imunisasi sesuai jadwal.

  • Upayakan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum memberikan ASI pada bayi untuk menjaga kebersihan.

Masa Menyusui Dari Usia 6 Hingga 24 Bulan

  • Melakukan pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) dari bayi berumur 6 bulan yang disesuaikan dengan prinsip dasar Pemberian Makan Bayi yang tepat frekuensi, tepat usia, tepat porsi dan tepat tekstur.

  • Mencoba untuk mulai memberikan beragam jenis bahan makanan.

  • Mulai menerapkan pemberian makan pada bayi secara aktif dan responsif dengan selalu memperhatikan kebersihannya.

  • Melanjutkan pemberian ASI pada bayi hingga bayi minimal berusia 2 tahun atau boleh lebih.

  • Tetap memberikan imunisasi sesuai jadwal.

  • Tetap selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum memberikan ASI pada bayi untuk menjaga kebersihan.

  • Mulai mengajak bayi bermain untuk menumbuhkembangkan kreativitas dan kecerdasan bayi.

  • Tetap dilakukan pemantauan pada pertumbuhan dan kesehatan bayi.

Sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi dan menjaga kesehatan bayi sejak dari dalam kandungan hingga bayi berusia 2 tahun, karena keadaan kesehatan dan status gizi saat remaja atau usia sekolah ditentukan oleh asupan gizi yang diterima bayi dari lahir dan kondisi kesehatan bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *