Sudah Tepatkah Pola Asuh Untuk Anak Anda?

Bahagia sudah tentu dirasakan oleh Para orang tua melihat pesatnya tumbuh kembang anak. Namun rasa khawatir dan cemas kadangkala terjadi pada ibu-ibu yang menginginkan anaknya kelak tumbuh kembang menjadi anak yang pandai, hal ini dikarenakan salah satu faktor perkembangan zaman yang begitu pesat  yang menuntut orang tua untuk mengikuti perkembangan  dalam memberikan pola asuh yang tepat pada anak. Selain nutrisi dan faktor genetik, menjadi ibu yang cerdas dengan memberikan stimulasi yang tepat adalah awal untuk memiliki anak yang pandai.

Membesarkan anak terutama bagi ibu yang bekerja kantoran atau diluar rumah merupakan tantangan besar. Orang tua tidak hanya menyerahkan begitu saja proses tumbuh kembang anak kepada pengasuh, melainkan  harus memantau dengan seksama bahwa tidak ada perbedaan pola asuh yang besar antara ibu dan pengasuh, dan memastikan si kecil mendapat nutrisi yang tepat dan sesuai dengan tahapan usianya. Apabila  tidak bisa memberikan waktu yang banyak pada anak, pastikan ibu bisa memberikan waktu yang berkualitas bagi si kecil. Sempatkan selalu waktu untuk berinteraksi, bermain dan sharing bersama anak setelah bekerja. Contohnya, dengan membuatkan susu si kecil, bermain, bercerita dan membacakan dongeng sebelum si kecil tidur. Monitor perkembangannya melalui telepon meski sedang sibuk dengan perkejaan kantor, sehingga ibu bisa memonitor keadaan anak setiap hari dan komunikasi yang berkualitas dengan anak untuk menciptakan pola asuh yang penuh kasih dan pengertian selalu terjalin.

Pemberian nutrisi , penting untuk diperhatikan, karena sampai umur 1 tahun, 60 % energi dipergunakan untuk pertumbuhan otak, sehingga anak banyak memerlukan protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Protein yang penting bagi pertumbuhan anak salah satunya adalah Tyrosine dan Tryprophan, merupakan asam amino esensial yang tidak diproduksi dalam tubuh, sehingga harus mendapat asupan dari makanan, manfaat dari keduanya adalah pada proses pengolahan dan penyimpanan memori pada otak. Nutrisi lainnya untuk perkembangan otak misalnya AA, DHA, Sialic acid, kolin dan lain-lain.

Selain nutrisi anak juga membutuhkan stimulasi agar dapat tumbuh dan berkembang optimal. Karena itu dibutuhkan kemampuan berkomunikasi yang baik. Apalagi disuia tertentu, si kecil menunjkan kemampuannya dalam menentukan keinginannya. Ia mulai memilih hal-hal yang disukainya, sehingga mungkin bisa menyulitkan ibu untuk berkomunikasi misalnya dalam mengkonsumsi makanan yang sehat dan dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya.

Agar pemberian nutrisi baik melalui makanan maupun susu menjadi maksimal dalam berkomunikasi lakukan dan hindari kegiatan memaksa dan menakut-nakuti si kecil, beri suasana yang menyenangkan sehingga timbul asosiasi positif antara makanan dan rasa senang. Lakukan hal sebagai berikut :

  • Ajari si kecil makan dan minum susu bersama, agar ia mencontoh kebiasaan baik anda.
  • Ajak anak memahami manfaat kandungan yang dimakannya.
  • Beri sugesti positif pada anak seperti : “Ayo minum susu biar sehat dan kuat.”
  • Buat penyajian yang menarik, dan saiikan dikala hangat.
  • Ajak si kecil mengolah makanan bersama dan menghiasnya menjadi makanan yang kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *