> 6 Tips Bermanfaat Mencegah Kepala Peyang Pada Bayi - Info kesehatan ibu dan anak | Seputar Kehamilan | Tips Kesehatan lainnya
IBX5A956E2AC072D

6 Tips Bermanfaat Mencegah Kepala Peyang Pada Bayi

Bayi yang baru lahir cukup menggemaskan dengan matanya yang berkilauan, hidung mengilap, mulut lucu, dan pipi merah. Anda bisa menghabiskan berjam-jam menatap keajaiban ini. Setiap bagian tubuh begitu sempurna. Tunggu! Bagaimana dengan bagian kepalanya, Apakah bulat atau datar ‘Peyang’? Kepala datar atau peyang ini biasa terjadi pada bayi yang baru lahir. Tapi, mengapa bayi memiliki kepala datar atau peyang? Mari kita pahami dulu itu.

Mengapa Kepala Bayi Menjadi Datar ‘Peyang’?

Sebagian besar bayi yang lahir secara normal memiliki kepala berbentuk aneh karena tekanan yang saat proses kelahiran. Tekanan yang dialami pada kepala menciptakan area-area datar karena lembut dan fleksibel. Otot leher pada bayi pasca melahirkan masih lemah. Sebagian besar bayi tidur dengan terlentang dan memiringkan kepalanya ke satu sisi. Ada area yang lembut di bagian tengah atas kepala tempat kedua tulang tengkorak itu tidak menyatu. Hal ini menyebabkan perataan pada tengkorak bayi, yang dikenal sebagai Flat Head Syndrome (Positional Plagiocephaly). Dalam kasus yang jarang terjadi, Positional Plagiocephaly ini terjadi saat ruang di rahim terbatas, saat Ibu mengandung kembar atau kembar tiga, atau pada bayi sungsang.

Namun, Anda dapat mencegah kondisi ini dengan melakukan 6 cara berikut:

1. Ubah posisi kepala: Ubah posisi kepala bayi setiap satu jam, sehingga ia menoleh untuk melihat benda yang berbeda pada posisi yang berbeda. Hal ini dapat mengurangi tekanan pada kepalanya.

2. Lokasi tidur yang berbeda: Cobalah untuk menidurkan bayi Anda bergantian antara Box Bayi atau Ayunan bayi. Jangan biarkan dia tidur di satu lokasi saja. Ini membantu bayi terlihat dalam berbagai arah, yang mencegah kepala peyang pada bayi.

Baca Juga – Cara Menidurkan Bayi 0-6 Bulan

3. Kuatkan tempat tidurnya: Gunakan kasur atau box bayi yang kokoh untuk bayi Anda tidur.

4. Istirahatkan Bayi pada tubuh Anda: Sekali-sekali di siang hari, biarkan bayi Anda beristirahat di dada sehingga berat badannya terlepas dari kepala.

5. Gendong bayi Anda: Gendong dia lebih sering saat dia sudah bangun. Batasi waktu bayi Anda berada di kursi mobil dan ayunan bayi, karena ada tekanan di bagian belakang kepala.

6. Beralih ke sisi lain saat menyusui: Saat menyusui dengan ASI, Anda akan selalu beralih sisi. Namun jika bayi Anda dengan susu formula, pastikan Anda beralih sisi saat memberikannya susu formula. Karena Tengkorak bayi menjadi kurang lembut dan lentur saat ia tumbuh. Jadi, jika Anda ingin mengambil langkah perbaikan untuk memperbaiki masalah ini, sebaiknya lakukan saat bayi masih muda.

Kepala yang agak datar ‘peyang’ akan membaik dengan sendirinya, namun perataan yang parah mungkin tidak sepenuhnya membaik. Namun, ini tidak akan mempengaruhi otak atau perkembangan bayi. Jadi nikmati saja tahun-tahun pertumbuhan bayi anda.

Baca Juga – Cara Jitu Merawat Bayi Pasca Melahirkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *